Langsung ke konten utama

JCI rises 8.76 points to 3,842.95 at closing session

JAKARTA: A bounce back in trade and services as well as financial companies erased early losses in the Indonesian stock market today.

The signal which came from European Central Bank President Jean-Claude Trichet that he may support encouraging investors to buy new Greek bonds created positive sentiment. Euro Stoxx 50 Index gained 0.68% to 2,784.17 and FTSE 100 Index increased 0.41% to 5,886.75 this afternoon.

Jakarta Composite Index (JCI) rose 0.23% or 8.76 points to 3,842.95 at the closing session. The JCI was moving in the range of 3,815.55-3,843.21. About one share advanced for every one share that fell and almost a half of the shares traded in JCI this morning were unchanged.

The volume of transaction reached 7.05 billion shares and worth IDR3.93 trillion. The JCI's market capitalization was amounting to IDR3,439 trillion.

The increase in JCI was led by PT United Tractors Tbk which contributed 1.76 points to the index, PT Bayan Resources Tbk 1.57 points, PT Bank Mandiri Tbk 1.36 points and PT Bumi Resources Minerals Tbk 1.20 points.

Shares that hampered the movement of JCI were PT Bank Central Asia Tbk with -2.87 points, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk -2.37 points, PT Bank Mega Tbk -1.39 points and PT Bumi Resources Tbk -1.22 points.

Increasing in JCI was not supported by foreign investors who booked net sell of IDR376.33 billion today.

Bisnis-27 Index advanced 0.11% or 0.36 point to 331.02. The stock benchmark covering 27 stocks and launched by business daily newspaper dubbed Bisnis Indonesia moved within range 328.19-331.06.

Meanwhile, the regional markets were mixed. Nikkei-225 inched-up 0.67% to 9,442.95, Hang Seng declined 0.35% to 22,868.67, Shanghai SE gained 0.60% to 2,744.30, Kospi slipped 0.65% to 2,099.71 and Straits Times slightly decreased 0.05% to 3,112.82.

The MSCI Asia Pacific Index gained 0.39% to 898.11.

The rupiah traded stable against the US dollar at IDR8,513. (msw)

sarwani@bisnis.co.id (Ratna Ariyanti) 07 Jun, 2011


--
Source: http://www.bisnis.com/market-english/26318-jci-rises-876-points-to-384295-at-closing-session
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Postingan populer dari blog ini

Memilah Sampah Menuai Berkah

Keberadaan limbah tak selalu merugikan. Kejelian menangkap potensi dan sedikit sentuhan inovasi bisa menjadikan barang-barang bekas ini bernilai lebih. Aneka kerajinan berbahan dasar limbah alias barang bekas banyak sekali dijumpai di pasar. Mulai dari eceng gondok, sabut kelapa, plastik minuman kemasan, karton bekas, kertas koran, kaleng bekas, kain perca, hingga modifikasi berbagai bahan dasar tersebut. Menurut Tyas Nastiti, salah seorang perajin limbah, mengolah bahan bekas menjadi sesuatu yang punya nilai jual memang butuh kejelian. “Seseorang itu mesti punya taste tentang seni dan menyukai craft. Dengan begitu dia akan kreatif mencari sumber bahan yang murah dan melimpah,” ujar mahasiswi Jurusan Desain Produk ITS yang mengolah barang bekas praktikum menjadi aksesori cantik. Ia mengawali bisnisnya ini juga dari hobi. “Kalau namanya sudah hobi, inovasi apapun pasti akan digali. Awalnya saya memang suka aksesori, tapi harganya kok mesti mahal. Iseng-iseng mengolah dari sisa ...

Peluang Usaha Kreatif Daur Ulang Limbah

Banyaknya limbah atau sampah yang setiap harinya diproduksi masyarakat, menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan yang ada di sekitar mereka. Segala macam usaha dilakukan pemerintah dan instansi swasta untuk menyelamatkan lingkungan dari tumpukan limbah sampah yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat. Program pemerintah untuk mengolah semua sampah, ternyata dimanfaatkan sebagian masyarakat menjadi peluang usaha baru yang bertujuan menyelamatkan lingkungan dari limbah sampah. Dengan munculnya peluang bisnis kreatif daur ulang limbah, dapat mengurangi jumlah limbah yang menumpuk serta memberikan keuntungan yang cukup besar bagi pelaku bisnisnya. Limbah sampah yang dihasilkan masyarakat, dengan kreativitas dan inovasi dari para pelaku bisnis, limbah sampah dapat didaur ulang dan dirubah menjadi produk baru yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Limbah organik seperti kayu, dedaunan, kulit telur serta tulang hewan dapat didaur ulang dan diolah menjadi berbagai kerajinan unik atau d...

Berbaik-Baiklah Pada Pelanggan

Salah satu kunci sukses dalam berusaha adalah menjaga hubungan yang baik dengan pelanggan dan calon pelanggan. Pelanggan yang puas akan menjadi pengguna setia, bahkan menjadi pemasar aktif produk kita. Cros and Garret Smith konsultan bisnis dunia, mengungkapkan hubungan baik bisa dicapai lewat beberapa langkah : Pertama, membuat nama merek familiar dengan kebanyakan pasar sasaran yang dituju (awareness bonding). Merek yang mudah dilafalkan masyarakat sasaran, biasanya jauh lebih mudah dikenal dan diingat konsumen saat bertransaksi. Kedua, menciptakan loyalitas merek (identifying bonding) dengan membuat merek berdasar komunitas, ikatan emosional kelompok sasaran dan lain-lain. Misalnya kelompok merek Bintang Songo bisa dibuat dalam berbagai penamaan yang sesuai. Misalnya, produk pakan ternak menggunakan BISON, hasil pertanian menggunakan BINGO. Dengan singkatan apapun, kepanjangannya tetap Bintang Songo. Ketiga, membangun konsep hubungan dua arah antara produsen dan konsumen (re...