Langsung ke konten utama

JCI inches up 0.004% to 3,826.32 led by Astra International

JAKARTA: Jakarta Composite Index (JCI), which measures the overall performance of Indonesian shares, slightly increased 0.004% or 0.18 points to 3,826.32.

At the early trading, JCI continued to increase. As of 09.42 a.m. local time, JCI rose 0.07% or 2.67 points to 3,828.80.

About two shares rose for every one share that fell and almost a half of the shares traded in JCI today were unchanged.

The index is predicted to move within limited range as two indexes, Wall Street and London Stock Exchange closed for the public holiday.

In a research published today, MNC Securities said domestic factor which can influence the market were higher of dividend pay-out ratio and corporate action from listed companies.

The increase in JCI was led by PT Astra International Tbk which contributed 2.14 points to the index, PT Adaro Energy Tbk with 188 points, PT XL Axiata Tbk with 1.50 points, and PT Bank Central Asia Tbk with 1.43 points.

Shares that hampered the movement of JCI were PT Bumi Resources Tbk with -0.61 point, PT Harum Energy Tbk with -0.48 points, PT Indo Tambangraya Megah Tbk with -0.47 point, and PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk with -0.43 point.

Bisnis-27 Index gained 0.01% or 0.02 point to 331.82. The stock benchmark covering 27 stocks and launched by business daily newspaper dubbed Bisnis Indonesia was moving within range 331.82-333.57 as of 09.42 a.m. local time.

The regional markets posted positive movement. Nikkei rose 1.16% to 9,615.54, Hang Seng inched-up 1% to 23,415.87, Shanghai SE gained 0.24% to 2,712.19, Kospi advanced 1.50% to 2,124.88, and Straits Times increased 0.37% to 912.36.

The MSCI Asia Pacific Index rose 1.34% to 912.36.

The rupiah traded increased 0.12% against the US dollar at IDR8,538. (wiw)

wisnu.wijaya@bisnis.co.id (Ratna Ariyanti) 31 May, 2011


--
Source: http://www.bisnis.com/market-english/25515-jci-inches-up-0004-to-382632-led-by-astra-international
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Postingan populer dari blog ini

Memilah Sampah Menuai Berkah

Keberadaan limbah tak selalu merugikan. Kejelian menangkap potensi dan sedikit sentuhan inovasi bisa menjadikan barang-barang bekas ini bernilai lebih. Aneka kerajinan berbahan dasar limbah alias barang bekas banyak sekali dijumpai di pasar. Mulai dari eceng gondok, sabut kelapa, plastik minuman kemasan, karton bekas, kertas koran, kaleng bekas, kain perca, hingga modifikasi berbagai bahan dasar tersebut. Menurut Tyas Nastiti, salah seorang perajin limbah, mengolah bahan bekas menjadi sesuatu yang punya nilai jual memang butuh kejelian. “Seseorang itu mesti punya taste tentang seni dan menyukai craft. Dengan begitu dia akan kreatif mencari sumber bahan yang murah dan melimpah,” ujar mahasiswi Jurusan Desain Produk ITS yang mengolah barang bekas praktikum menjadi aksesori cantik. Ia mengawali bisnisnya ini juga dari hobi. “Kalau namanya sudah hobi, inovasi apapun pasti akan digali. Awalnya saya memang suka aksesori, tapi harganya kok mesti mahal. Iseng-iseng mengolah dari sisa ...

Peluang Usaha Kreatif Daur Ulang Limbah

Banyaknya limbah atau sampah yang setiap harinya diproduksi masyarakat, menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan yang ada di sekitar mereka. Segala macam usaha dilakukan pemerintah dan instansi swasta untuk menyelamatkan lingkungan dari tumpukan limbah sampah yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat. Program pemerintah untuk mengolah semua sampah, ternyata dimanfaatkan sebagian masyarakat menjadi peluang usaha baru yang bertujuan menyelamatkan lingkungan dari limbah sampah. Dengan munculnya peluang bisnis kreatif daur ulang limbah, dapat mengurangi jumlah limbah yang menumpuk serta memberikan keuntungan yang cukup besar bagi pelaku bisnisnya. Limbah sampah yang dihasilkan masyarakat, dengan kreativitas dan inovasi dari para pelaku bisnis, limbah sampah dapat didaur ulang dan dirubah menjadi produk baru yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Limbah organik seperti kayu, dedaunan, kulit telur serta tulang hewan dapat didaur ulang dan diolah menjadi berbagai kerajinan unik atau d...

Berbaik-Baiklah Pada Pelanggan

Salah satu kunci sukses dalam berusaha adalah menjaga hubungan yang baik dengan pelanggan dan calon pelanggan. Pelanggan yang puas akan menjadi pengguna setia, bahkan menjadi pemasar aktif produk kita. Cros and Garret Smith konsultan bisnis dunia, mengungkapkan hubungan baik bisa dicapai lewat beberapa langkah : Pertama, membuat nama merek familiar dengan kebanyakan pasar sasaran yang dituju (awareness bonding). Merek yang mudah dilafalkan masyarakat sasaran, biasanya jauh lebih mudah dikenal dan diingat konsumen saat bertransaksi. Kedua, menciptakan loyalitas merek (identifying bonding) dengan membuat merek berdasar komunitas, ikatan emosional kelompok sasaran dan lain-lain. Misalnya kelompok merek Bintang Songo bisa dibuat dalam berbagai penamaan yang sesuai. Misalnya, produk pakan ternak menggunakan BISON, hasil pertanian menggunakan BINGO. Dengan singkatan apapun, kepanjangannya tetap Bintang Songo. Ketiga, membangun konsep hubungan dua arah antara produsen dan konsumen (re...