Langsung ke konten utama

Jakarta stocks slip 0.05%, rupiah falls

JAKARTA: Indonesian shares decreased in two days straight. This morning, Jakarta Composite Index declined 0.05% or 1.88 points to 3,832.32 at the opening session, in line with regional markets which mainly dropped after oil price fell.

At the early trading, the index continued to decrease. As of 09.47, JCI dropped 0.33% or 12.69 points to 3,821.52. The JCI moved at the range of 3,815.55-3,832.32. About two shares fell for every one share that rose. More than a half of the shares traded were unchanged.

The delince in the index was led by PT Bank Mega Tbk which gave -1.48 point contribution, followed by PT Bank Central Asia Tbk with -1.44 points, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk -1.19 points and PT Semen Gresik Tbk -1.05 points.

PT Bayan Resources Tbk was one of several stocks that sustained the index from falling deeper as it positively contributed 1.57 points. Others were shares of PT Bank Rakyat Indonesia Tbk 1.44 points, PT Astra International Tbk 1.19 points and PT United Tractors Tbk 0.44 point.

BISNIS-27 Index, the index of 27 stocks and launched by business daily newspaper dubbed Bisnis Indonesia, slipped 0.09% or 0.29 points to 330.37. BISNIS-27 Index moved within range 328.19-330.37.

Meanwhile, Dow Jones Industrial Average slipped 0.50% to 12,089.96 and Nasdaq Composite Index fell 1.11% to 2,702.56.

From regional markets, Nikkei 225 rose 0.03% to 9,383.32, Hang Seng in Hong Kong market declined 0.69% to 22,791.31, Shanghai SE decreased 0.02% to 2,727.89, South Korean's Kospi declined 0.89% to 2,094.60, and Straits Times in Singapore slipped 0.33% to 3,103.60.

The MSCI Asia Pacific Index fell 0.72% to 895.16.

The rupiah fell 0.18% against the US dollar at IDR8,528. (NOM)

nana.oktavia@bisnis.co.id (Ratna Ariyanti) 07 Jun, 2011


--
Source: http://www.bisnis.com/market-english/26233-jakarta-stocks-slip-005-rupiah-falls
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Postingan populer dari blog ini

Peluang Usaha Kreatif Daur Ulang Limbah

Banyaknya limbah atau sampah yang setiap harinya diproduksi masyarakat, menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan yang ada di sekitar mereka. Segala macam usaha dilakukan pemerintah dan instansi swasta untuk menyelamatkan lingkungan dari tumpukan limbah sampah yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat. Program pemerintah untuk mengolah semua sampah, ternyata dimanfaatkan sebagian masyarakat menjadi peluang usaha baru yang bertujuan menyelamatkan lingkungan dari limbah sampah. Dengan munculnya peluang bisnis kreatif daur ulang limbah, dapat mengurangi jumlah limbah yang menumpuk serta memberikan keuntungan yang cukup besar bagi pelaku bisnisnya. Limbah sampah yang dihasilkan masyarakat, dengan kreativitas dan inovasi dari para pelaku bisnis, limbah sampah dapat didaur ulang dan dirubah menjadi produk baru yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Limbah organik seperti kayu, dedaunan, kulit telur serta tulang hewan dapat didaur ulang dan diolah menjadi berbagai kerajinan unik atau d...

Wadahi UKM Pemula

Tak sedikit pelaku usaha kerajinan yang dikenal kalangan luas setelah berani menjual produknya di pusat-pusat perbelanjaan. Tak sedikit pula masyarakat yang mendapatkan ide dari melihat atau membeli barang-barang yang ditawarkan UKM di mal. Nah, kepedulian pusat perbelanjaan inilah yang diwujudkan Royal Plaza Surabaya terhadap kreasi perajin di Jatim. Saat ini, paling tidak terdapat dua lantai di pusat perbelanjaan itu yang sebagian besar dipenuhi pelaku UKM. Manager Promosi Royal Plaza Surabaya Vicky Ratih mengatakan, sejak pusat perbelanjaan ini dioperasikan, pihaknya bertekad untuk mewadahi pelaku UKM agar produknya dikenal. “Awalnya memang kami bekerja sama dengan Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Surabaya, mereka aktif memberi pelatihan dan menyewakan stan bagi UKM anggotanya,” papar Vicky. Tak disangka, produk yang dihasilkan UKM mendapat respon positif dari pengunjung. Banyak pihak pun berpendapat bahwa lokasi tersebut cukup potensial untuk memajang produk UK...

Mainan Tempo Dulu Rezeki Masa Kini

Derasnya arus impor mainan anak asal China tak menyurutkan niat para pedagang mainan tradisional anak. Mereka optimistis pangsa pasarnya masih terbuka lebar. Mereka yakin para orangtua masih banyak yang menyukai kategori mainan ini, meskipun anak-anak saat ini mulai akrab dengan mainan modern (impor). “Mainan tradisional itu harus tetap dihidupkan sebagai varian permainan yang moderen. Ini karena tidak semua bahan mainan moderen bagus untuk anak-anak,” tutur Fitriana Anggraeni, warga Jemursari, salah satu penggemar mainan tradisional anak. Menurutnya, kebanyakan mainan moderen terbuat dari bahan plastik dan karet. “Kalau usia anak kita di bawah dua tahun belum ngerti, jadi kalau mainan suka digigit-gigit malah bahaya. Mendingan cari mainan bahan kayu yang tidak banyak dilapisi cat. Itu lebih aman,” ujar ibu satu anak ini. Ia mengenalkan putrinya yang kini berusia taman kanak-kanak dengan mainan dakon dan bongkar pasang balok kayu. “Mainan tradisional banyak ragamnya, tapi yang p...